Prodi PGSD Unkhair Gelar Yudisium dan Penandatanganan Kerjasama Sekolah Mitra Di Kota Ternate

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Khairun mengelar yudisium prodi sekaligus dirangkum dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan sekolah mitra yang ada di Kota Ternate. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ball Room Royal resto pada (30/01).

Darmawati Hadi S.Pd, M.Pd selaku ketua jurusan pendidikan dasar FKIP Unkhair ketika di wawancarai usai kegiatan mengatakan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan untuk melepaskan secara resmi wisudawan dan wisudawati program studi (PGSD). Selain itu, juga dilakukan penandatangan kerjasama dengan sekolah mitra agar mampu bersinergi meningkatkan kualitas dan mutu antara sekolah yang menjadi mitra dan juga mahasiswa program studi (PGSD).

“Hari ini kami melepaskan secara resmi wisudawan dan wisudawati, disamping itu kami melakukan penandatangan kerjasama dengan sekolah mitra prodi PGSD yang ad di kota Ternate” ucapnya.

Darmawati mengatakan, kerjasama yang dilakukan itu bukan saja pada program pendidikan profesi guru (PPG), tetapi juga untuk program PLP untuk mahasiswa.

Program PLP sendiri merupakan program baru yang nantinya akan mengantikan program praktik kulia lapangan (PPL) yang sementara ini di terapkan. Sebab praktik kulia lapangan sendiri adalah harusnya milik mahasiswa Pendidikan Profesi Guru, dan PLP adalah milik mahasiswa calon sarjana S1.

Darmawati menjelaskan, bahwa beralihnya PPL ke PLP karena mahasiswa calon sarjana belum punya lisensi untuk mengajar, dengan PLP l ini mereka hanya di perkenangkan untuk melakukan observasi terkait dengan menegemen sekolah, menegemen kelas, organisasi yang ada di sekolah serta kegiatan yang dilakukan di lingkungan sekolah.

“ini perintah dari Belmawa bahwa mahasiswa calon sarjana hanya diperkenankan untuk kegiatan yang berbau observasi karena belum memiliki lisensi mengajar” jelasnya.

Sementara Sarjuga S.Pd, Kepala Sekolah SD Negeri 38 Kota Ternate mengatakan kerjasama yang dilakukan adalah hal yang positif. Sebab, dengan adanya kerjasama ini tentunya sangat membantu bagi sekolah dalam pengembangan profesi guru maupun dalam pengembangan siswa pada umumnya.

“Sangat penting kerjasama ini, sebab bila ada teman-teman guru yang mengalami permasalahan mengenai pedagogik maka tentu dari teman dosen yang ada di Program Studi PGSD bisa memberikan pencerahan”

Disana juga menyediakan program strata satu, jadi teman-teman guru yang belum S1 bisa langsung ke prodi PGSD untuk mengambilnya, sebab sarat mutlak menjadi guru saat ini harus S1

“Semoga kerjasama ini bisa saling menguntungkan antara pihak sekolah dan juga program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD)”

Diketahui, program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) melapaskan secara resmi wisudawan dan wisudawati sebanyak 54 orang. Terbagi menjadi dua, dari kelas reguler atau mahasiswa murni sebanyak 19 orang dan sisahnya adalah kelas pegawai hasil kerjasama prodi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) dengan pemkab halbar.

Tak lupa, Darmawati juga menyampaikan harapanya buat mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya bahwa harus mereka terpakai, sebab tidak ada yang lebih meyenangkan bagi dirinya selaku ketua jurusan selain mereka terpakai di lapangan, dalam artian mereka tepakai oleh pengguna. (Imha)

 

https://www.reportmalut.com/2019/01/prodi-pgsd-unkhair-gelar-yudisium-dan.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *