03 Oct 2026 Editor Berita Dibaca 5 kali

Ketua Jurusan Pendidikan Dasar Buka MUBES HIMA-PGSD, Kaprodi PGSD Tegaskan Kepemimpinan sebagai Amanah dan Literasi sebagai Penggerak

Ketua Jurusan Pendidikan Dasar Buka MUBES HIMA-PGSD, Kaprodi PGSD Tegaskan Kepemimpinan sebagai Amanah dan Literasi sebagai Penggerak

TERNATE – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMA-PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun menggelar Musyawarah Besar (MUBES) periode 2026–2027 di Aula Banau, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT dan dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Pendidikan Dasar, Dr. Bujuna Alhadad, ini mengusung tema “Aktualisasi Kepemimpinan, Menata Kepengurusan HIMA-PGSD sebagai Motor Penggerak Literasi”.

MUBES dihadiri Ketua Jurusan Pendidikan Dasar, Dr. Bujuna Alhadad, M.Pd; Koordinator Program Studi PGSD, Risna Srinawati, S.Pd., M.Pd.; Ketua BEM dan jajarannya; HMJ dan jajarannya; Ketua Umum HIMA-PGSD Fisman Alif Bhatasya; Ketua Panitia Delsa Hasuba; Sekretaris Panitia Zulfiana; serta peserta dari seluruh angkatan.

Dalam arahan sekaligus pembukaan acara, Dr. Bujuna Alhadad, M.Pd mengajak seluruh pengurus dan peserta untuk bersama-sama meluruskan barisan dalam kepemimpinan, sebagaimana termaktub dalam Surah As-Saf ayat 4, barisan yang lurus berarti kesamaan visi, kedisiplinan, dan sikap saling menguatkan, sehingga setiap orang menjalankan perannya tanpa saling mendahului Setelah itu, ia menyatakan MUBES HIMA-PGSD periode 2026–2027 resmi dibuka.

Sebelum kegiatan dibuka, Koordinator Prodi PGSD, Risna Srinawati, S.Pd.I, M.Pd, memberikan sambutan, didalam sambutannya, Risna mengapresiasi kerja keras panitia. Menurutnya, MUBES bukan sekadar agenda rutin pergantian pengurus, melainkan ruang belajar bermusyawarah, berbeda pendapat dengan santun, dan bertanggung jawab atas keputusan bersama. “Nilai-nilai inilah yang kelak akan dibawa ke ruang kelas, ke sekolah, dan ke tengah masyarakat sebagai seorang guru,” ujarnya.

Ia menyampaikan tiga pesan. Pertama, kepemimpinan adalah soal amanah, bukan jabatan; pemimpin hendaknya melayani, mau mendengar, dan menjadi teladan. Kedua, kepengurusan harus disusun berdasarkan kompetensi, komitmen, dan semangat mengabdi, bukan kedekatan semata, dengan program kerja terukur yang melibatkan semua angkatan. Ketiga, HIMA-PGSD diharapkan menjadi pelopor budaya literasi baca-tulis, digital, dan budaya melalui diskusi ilmiah, bedah buku, pelatihan menulis, serta kegiatan literasi di sekolah dan masyarakat Maluku Utara.

Kepada peserta, Risna berpesan agar menjaga adab bermusyawarah, mengutamakan kepentingan bersama, dan tetap merawat ukhuwah meski berbeda pendapat. Ia juga berterima kasih kepada pengurus lama dan mengucapkan selamat mengemban amanah kepada pengurus baru. Program Studi, katanya, terbuka untuk membimbing dan mendukung kegiatan positif mahasiswa. Acara ditutup dengan persembahan tarian bumi Maluku Utara oleh mahasiswa Prodi PGSD.